Underpass Gatsu Segera Dibangun di Tahun 2026

Cimahi|Sebagai solusi mengurai kecamacetan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akhirnya memastikan pembangunan Underpass Gatot Subroto Cimahi masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Proyek infrastruktur yang telah lama dinanti warga itu diproyeksikan menjadi solusi permanen untuk mengurai kemacetan kronis di salah satu titik lalu lintas tersibuk Kota Cimahi.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan proyek underpass tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis Gubernur Jawa Barat dalam mengambil alih penanganan sejumlah ruas jalan kabupaten/kota yang dinilai krusial secara regional.

"Kebijakan Pak Gubernur untuk 2026 memang ada beberapa ruas jalan kabupaten/kota yang di-take over oleh provinsi. Salah satunya Underpass atau Flyover Gatot Subroto Cimahi," ucap Dedi saat dikonfirmasi, Jumat, 2 Januari 2026.

Menurut Dedi, skema pembiayaan proyek ini dibagi dua. Pemprov Jabar menanggung biaya konstruksi, sementara Pemerintah Kota Cimahi bertanggung jawab atas pembebasan lahan.

"Pembangunan fisik ditanggung provinsi sekitar Rp100 miliar, sedangkan pengadaan atau pembebasan lahan oleh Kota Cimahi," jelasnya.

Underpass Gatot Subroto dirancang dengan panjang sekitar satu kilometer, difokuskan untuk mengurai kemacetan akibat seringnya penutupan palang pintu kereta api yang selama ini menjadi biang kemacetan.

"Panjang flyover kurang lebih satu kilometer. Proyek ini memang dirancang untuk mengurai kemacetan akibat lalu lintas kereta," tegasnya.

Menurut Dedi, komunikasi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Cimahi berjalan kondusif. Pembebasan lahan ditargetkan mulai dilakukan pada awal 2026, agar konstruksi fisik bisa dikerjakan pada semester kedua tahun depan.

"Pemkot Cimahi sudah menyiapkan pembiayaan pembebasan lahan. Harapannya awal tahun sudah beres, sehingga semester dua pembangunan konstruksi bisa berjalan," ujarnya.

Terkait pembangunan Underpass, ia memastikan, alokasi anggaran Rp100 miliar telah tercantum dalam APBD Provinsi Jawa Barat 2026, meski masih menunggu pengesahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Sudah dialokasikan di APBD provinsi. Tinggal menunggu persetujuan Kemendagri, semoga tidak ada perubahan signifikan," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyampaikan, Pemkot Cimahi telah melakukan koordinasi dengan pihak TNI, mengingat jalur underpass akan melintasi perlintasan sebidang kereta api yang bersinggungan dengan aset TNI.

"Alhamdulillah, keluarga besar TNI menyetujui pembangunan Underpass Gatot Subroto tahun 2026," ungkap Ngatiyana.

Diterangkan Ngatiyana, underpass tersebut sebagai langkah strategis dan mendesak, berkaca dari keberhasilan pembangunan Underpass Sriwijaya yang terbukti mampu memperlancar arus lalu lintas.

"Kami sangat membutuhkan underpass ini. Arus lalu lintas dari Gatot Subroto sampai depan Lapang Kartini cukup padat, apalagi sekarang ada kereta feeder," tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengakui pihaknya masih menunggu kepastian teknis dari Pemprov Jabar terkait waktu pelaksanaan konstruksi.

"Sejauh ini tetap direncanakan 2026. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari provinsi terkait bulan pelaksanaan. Harapannya segera ada kepastian waktu dan anggarannya," pungkas Wilman.

Masuknya proyek Underpass Gatot Subroto ke APBD Jabar 2026 menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah dalam mengurai persoalan klasik kemacetan di Cimahi. Namun, realisasi di lapangan tetap akan diuji oleh kecepatan pembebasan lahan dan konsistensi komitmen anggaran lintas pemerintahan.***

Posting Komentar untuk "Underpass Gatsu Segera Dibangun di Tahun 2026"