Kasus Campak di Cimahi Meningkat, Dinkes Minta Warga Waspada dan Lengkapi Imunisasi


JBN - CIMAHI, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap penyebaran penyakit campak. Hingga pertengahan April 2026, tercatat sebanyak 237 kasus suspek, dengan 28 kasus di antaranya telah dipastikan positif melalui pemeriksaan laboratorium.
Sebagian besar penderita merupakan anak-anak yang tersebar di 13 kelurahan di wilayah Cimahi. Meski jumlah kasus meningkat, seluruh pasien dilaporkan telah pulih dan tidak ditemukan adanya korban meninggal dunia.
Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati, menjelaskan bahwa lonjakan kasus mulai terlihat sejak awal April. Ia memastikan kondisi para pasien saat ini masih dalam kategori terkendali.
“Ada peningkatan dari sebelumnya 155 suspek dan 16 kasus positif, kini menjadi 237 suspek dan 28 positif. Mayoritas terjadi pada anak-anak dan saat ini mereka sudah sembuh,” ujarnya pada Jumat, 1 Mei 2026.
Ia juga menyoroti bahwa sebagian besar kasus positif terjadi pada anak yang belum menerima imunisasi campak atau vaksin MR. Rendahnya cakupan imunisasi ini dinilai menjadi faktor utama meningkatnya risiko penularan.
“Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena mayoritas kasus terjadi pada anak yang belum diimunisasi,” tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Cimahi mengimbau para orang tua untuk segera melengkapi imunisasi anak. Imunisasi dinilai sebagai cara paling efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus campak.

-Jy

Posting Komentar untuk "Kasus Campak di Cimahi Meningkat, Dinkes Minta Warga Waspada dan Lengkapi Imunisasi"