Diduga Picu Keracunan Massal, Dinkes Cimahi Periksa Sampel Makanan Program MBG
CIMAHI, JBN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab keracunan massal pada sejumlah penerima manfaat. Sampel makanan tersebut saat ini tengah diuji di Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
“Dinkes Kota Cimahi mendatangi SPPG untuk mengambil sampel makanan yang kemudian diperiksa di Labkes Jawa Barat,” ujarnya.
Kasus dugaan keracunan tersebut diketahui terjadi pada Rabu (25/2/2026). Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, pusing, muntah, dan demam setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Kota Cimahi langsung mengambil langkah dengan menghentikan sementara operasional SPPG Karangmekar 02 yang memproduksi makanan dalam program tersebut.
Pemerintah memastikan seluruh penerima manfaat yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan hingga kondisi mereka kembali pulih.
Mulyati menjelaskan bahwa sampel makanan yang diperiksa terdiri dari beberapa menu yang dibagikan kepada penerima manfaat, yakni nasi onigiri isi ayam, telur rebus, apel, kurma, serta susu UHT.
Pengambilan sampel makanan tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari prosedur standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
“Setiap SPPG diwajibkan menyimpan sampel makanan yang dibagikan, sehingga ketika terjadi kejadian seperti ini dapat segera dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti dari dugaan keracunan tersebut.
“Untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium,” kata Mulyati.
Selain pengujian sampel makanan, Dinkes Kota Cimahi juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi dapur umum SPPG guna memastikan standar kebersihan dan proses pengolahan makanan telah sesuai dengan ketentuan kesehatan.
Pemeriksaan tersebut meliputi aspek sanitasi lingkungan, prosedur pengolahan makanan, serta kebersihan area dapur.

Posting Komentar untuk "Diduga Picu Keracunan Massal, Dinkes Cimahi Periksa Sampel Makanan Program MBG"