Ketidaksinkronan Efisiensi: Evaluasi Kinerja Pertamina Patra Niaga Berujung Aktivitas Eksklusif di Bali
![]() |
| Ilustrasi: Aktivitas padel |
JBN, DENPASAR - Implementasi kebijakan efisiensi di lingkungan BUMN kembali menjadi sorotan setelah muncul temuan kegiatan internal PT Pertamina Patra Niaga yang berlangsung di Bali.
Berdasarkan hasil investigasi, agenda bertajuk “Evaluasi Kinerja Agen 2025 se-Kalimantan” tidak sepenuhnya mencerminkan substansi evaluatif. Kegiatan yang berlangsung pada 10–11 April 2026 tersebut justru didominasi aktivitas non-formal seperti olahraga padel dan jamuan eksklusif.
Puluhan agen BBM dari Kalimantan dilaporkan diterbangkan ke Bali dengan skema pembiayaan penuh. Arena padel di kawasan Munggu bahkan tercatat dalam kondisi full booking selama satu hari penuh.
Dokumen internal yang diperoleh dari sumber terpercaya memperkuat bahwa kegiatan ini merupakan agenda resmi perusahaan. Kehadiran Oos Kosasih turut menegaskan legitimasi acara.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan serius terkait prioritas anggaran, terutama di tengah kondisi distribusi BBM yang masih mengalami kendala di berbagai daerah.
Dalam konteks tata kelola, situasi ini mencerminkan adanya gap antara kebijakan makro pemerintah mengenai efisiensi dan implementasinya di tingkat operasional. (VRM)

Posting Komentar untuk " Ketidaksinkronan Efisiensi: Evaluasi Kinerja Pertamina Patra Niaga Berujung Aktivitas Eksklusif di Bali"